Kamis, 08 Januari 2015

Tugas Praktikum Sistem Operasi Modul 5


Nama : Herni Indahwati
NBI   : 461304282
Kelas  : A5
Praktikum : Sistem Operasi
Tugas Praktikum Modul 5


1)    Sebutkan macam-macam kernel pada linux!
1.    Monolithic kernel/Kernel monolitik. Kernel yang menyediakan abstraksi perangkat keras yang kaya dan tangguh. Kernel monolitik mengintegrasikan banyak fungsi di dalam kernel dan menyediakan lapisan abstraksi perangkat keras secara penuh terhadap perangkat keras yang berada di bawah sistem operasi.


2.    Microkernel. Kernel yang menyediakan hanya sekumpulan kecil abstraksi perangkat keras sederhana, dan menggunakan aplikasi-aplikasi yang disebut sebagai server untuk menyediakan fungsi-fungsi lainnya.
3.    Hybrid (modifikasi dari microkernel)/Kernel Hibrida. Kernel yang mirip microkernel, tetapi ia juga memasukkan beberapa kode tambahan di kernel agar ia menjadi lebih cepat.
4.    Exokernel. Kernel yang tidak menyediakan sama sekali abstraksi hardware, tapi ia menyediakan sekumpulan pustaka yang menyediakan fungsi-fungsi akses ke perangkat keras secara langsung atau hampir-hampir langsung

2)    apa perbedaan chmod +x dengan chmod 777 dan chown 777 !        
Ø  Chmod merupakan sebuah perintah yang digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori, dapat juga menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding.
Ada tiga jenis permisi atau perijinan yang dapat dirubah :
-r untuk read.
-w untuk write.
-x untuk execute
Berikut adalah keterangan numeric coding dari sebuah permision file :
0 = tidak ada operasi diijinkan.
1 = permisi untuk melakukan cd (pindah direktori) ke satu direktori.
2 = permisi untuk menulis.
4 = permisi untuk membaca.
Berikut angka-angka dari file permissions :
0 = ---       4 = r—
1 = --x      5 = r-x
2 = -w-     6 = rw-
3 = -wx
7 = rwx
       Dengan menggunakan “letter coding”, kita dapat merubah permission untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin. Dengan menggunakan sistem “numeric coding”, permission untuk user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).

Chmod 777

Contoh berikut file coba.txt yang dirubah hak aksesnya dengan perintah chmod 777, maka akan muncul hak aksesnya -rwxrwxrwx


Perintah Chmod +x (nama file) berfungsi untuk menambahkan hak akses mode Eksekusi  pada sebuah file atau direktori tersebut agar dapat dieksekusi
Contoh berikut file coba.txt yang sebelumnya memiliki hak akses  -rwxrwx---


Setelah  diketikkan  perintah  chmod +x coba.txt,  maka  hak  akses file coba.txt berubah menjadi      -rwxrwx—x (sudah bertambah hak akses mode eksekusi)


Ø  CHOWN (Change Ownership)
CHOWN merupakan sebuah perintah yang digunakan untuk mengganti pemilik dari sebuah file, perintah CHOWN ini hanya dapat digunakan oleh root / super user.
A) Perintahnya :
# chown namauser.namagrup namafile

B) Contoh:
# ls -l /home/gery/data

Total 4 -rw-r--r-- 1 gery gery 15 Oct 01:46 coba.txt
Perintah diatas menghasilkan informasi dari file data yang berada di direktori /home/gery dimana pemiliknya adalah user gery. Untuk merubah kepemilikannya gunakan perintah :

# chown saya /home/gery/data
Jika kita ingin melihat perubahannya gunakan perintah :
# ls -l /home/gery/data

-rw-r--r-- 1 saya gery 15 Oct 01:46 coba.txt

C) Macam-macam perintah CHOWN
# chown root /var/run/httpd.pid
Mengubah kepemilikan /var/run/httpd.pid ke root (standart nama untuk superuser)
# chown rob:developers strace.log
Mengubah kepemilikan dari strace.log ke rob dan group diidentifikasikan ke pengembangan

# chown nobody:nogroup /tmp /var/tmp
  Mengubah kepemilikan /tmp and /var/ ke bukan siapapun
  Mengubah group /tmp and /var/tmp ke bukan group

# chown :512 /home
Mengubah group yang diidentifikasi di /home ke 512 (dengan mengabaikan apakah nama group berasosiasi dengan identifier 512 atau tidak)

# chown -R us base
Mengubah kepemilikan base ke user us dan membuat ini berulang.

1)    Jelaskan cara mengetahui shell yang aktif dan cara mengganti atau berpindah shell !
Linux menggunakan bash sebagai shell default, tetapi pengguna bisa mengubah shell default untuk tiap usernya. Untuk melihat shell yang sedang digunakan oleh user bisa dilihat pada file

/etc/passwd.
root:x:0:0:root:/root:/bin/bash
daemon:x:1:1:daemon:/usr/sbin:/bin/sh

Isi dari file tersebut tiap barisnya dibagi menjadi tujuh bagian, dan setiap terakhir digunakan untuk mendefinisikan shell yang digunakan. Dalam contoh di atas user root menggunakan shell Bash sedangkan daemon menggunakan shell bourne shell. Cara lain yang bisa digunakan untuk melihat shell adalah dengan melihat environmet user dengan menjalankan perintah env. Environment user merupakan lingkungan user yang berisi semua variabel atau ketentuan khusu untuk user tersebut.

$env
...........
SHELL=/bin/bash
...........

Mengganti Shell

Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengubah shell default, yaitu dengan utilitas userconf, atau dapat juga dengan mengubah pada file
/etc/passwd tersebut tetapi harus sebagai root. Contoh mengganti shell dengan utilitas chsh (change shell).

$chsh
Password:
Changing the login shell for praktikum
Enter the new value, or press ENTER for the default
Login Shell [/bin/bash]: /bin/sh 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Themes | Free Song Lyrics, Cara Instal Theme Blog