Nama : Herni Indahwati
NBI : 461304282
Kelas : A5
Praktikum : Sistem Operasi
Tugas Praktikum Modul 5
1)
Sebutkan
macam-macam kernel pada linux!
1. Monolithic
kernel/Kernel monolitik. Kernel yang menyediakan abstraksi
perangkat keras yang kaya dan tangguh. Kernel monolitik mengintegrasikan banyak
fungsi di dalam kernel dan menyediakan lapisan abstraksi perangkat keras
secara penuh terhadap perangkat keras yang berada di bawah sistem operasi.
2. Microkernel.
Kernel yang menyediakan hanya sekumpulan kecil abstraksi perangkat keras
sederhana, dan menggunakan aplikasi-aplikasi yang disebut sebagai server untuk
menyediakan fungsi-fungsi lainnya.
3. Hybrid
(modifikasi dari microkernel)/Kernel Hibrida. Kernel yang
mirip microkernel, tetapi ia juga memasukkan beberapa kode tambahan di kernel
agar ia menjadi lebih cepat.
4. Exokernel.
Kernel yang tidak menyediakan sama sekali abstraksi hardware, tapi ia
menyediakan sekumpulan pustaka yang menyediakan fungsi-fungsi akses ke
perangkat keras secara langsung atau hampir-hampir langsung
2)
apa perbedaan chmod +x dengan chmod 777 dan chown
777 !
Ø
Chmod merupakan sebuah perintah yang
digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori,
dapat juga menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding.
Ada tiga jenis permisi atau
perijinan yang dapat dirubah :
-r untuk read.
-w untuk write.
-x
untuk execute
Berikut adalah keterangan numeric
coding dari sebuah permision file :
0 = tidak ada operasi diijinkan.
1 = permisi untuk melakukan cd
(pindah direktori) ke satu direktori.
2 = permisi untuk menulis.
4
= permisi untuk membaca.
Berikut angka-angka dari file
permissions :
0 = --- 4 = r—
1 = --x 5 = r-x
2 = -w- 6 =
rw-
3 = -wx
7 = rwx
Dengan
menggunakan “letter coding”, kita dapat merubah permission untuk masing-masing
u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+)
untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin. Dengan menggunakan
sistem “numeric coding”, permission untuk user, group dan other ditentukan
dengan menggunakan kombinasi angka-angka 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write)
dan 1 (execute).
Chmod
777
Contoh
berikut file coba.txt yang dirubah hak aksesnya dengan perintah chmod 777, maka
akan muncul hak aksesnya -rwxrwxrwx
Perintah Chmod +x (nama file) berfungsi untuk menambahkan hak akses mode Eksekusi pada sebuah file atau direktori tersebut agar
dapat dieksekusi
Contoh berikut file coba.txt yang sebelumnya
memiliki hak akses -rwxrwx---
Setelah diketikkan perintah chmod +x coba.txt, maka hak
akses file coba.txt berubah menjadi -rwxrwx—x (sudah bertambah hak akses
mode eksekusi)
Ø
CHOWN (Change Ownership)
CHOWN merupakan sebuah perintah yang
digunakan untuk mengganti pemilik dari sebuah file, perintah CHOWN ini hanya
dapat digunakan oleh root / super user.
A) Perintahnya :
A) Perintahnya :
# chown namauser.namagrup namafile
B)
Contoh:
# ls -l /home/gery/data
Total 4 -rw-r--r-- 1 gery gery 15
Oct 01:46 coba.txt
Perintah
diatas menghasilkan informasi dari file data yang berada di direktori
/home/gery dimana pemiliknya adalah user gery. Untuk merubah kepemilikannya
gunakan perintah :
# chown saya /home/gery/data
Jika
kita ingin melihat perubahannya gunakan perintah :
# ls -l /home/gery/data
-rw-r--r-- 1 saya gery 15 Oct 01:46
coba.txt
C) Macam-macam perintah CHOWN
# chown root /var/run/httpd.pid
Mengubah
kepemilikan /var/run/httpd.pid ke root (standart nama untuk superuser)
# chown rob:developers strace.log
Mengubah
kepemilikan dari strace.log ke rob dan group diidentifikasikan ke pengembangan
# chown nobody:nogroup /tmp /var/tmp
• Mengubah
kepemilikan /tmp and /var/ ke bukan siapapun
• Mengubah
group /tmp and /var/tmp ke bukan group
# chown :512 /home
Mengubah
group yang diidentifikasi di /home ke 512 (dengan mengabaikan apakah nama group
berasosiasi dengan identifier 512 atau tidak)
# chown -R us base
Mengubah
kepemilikan base ke user us dan membuat ini berulang.
1)
Jelaskan cara mengetahui shell yang
aktif dan cara mengganti atau berpindah shell !
Linux menggunakan bash sebagai shell
default, tetapi pengguna bisa mengubah shell default untuk tiap usernya. Untuk
melihat shell yang sedang digunakan oleh user bisa dilihat pada file
/etc/passwd.
root:x:0:0:root:/root:/bin/bash
daemon:x:1:1:daemon:/usr/sbin:/bin/sh
Isi dari file tersebut tiap barisnya
dibagi menjadi tujuh bagian, dan setiap terakhir digunakan untuk mendefinisikan
shell yang digunakan. Dalam contoh di atas user root menggunakan shell Bash
sedangkan daemon menggunakan shell bourne shell. Cara lain yang bisa digunakan
untuk melihat shell adalah dengan melihat environmet user dengan menjalankan
perintah env. Environment user merupakan lingkungan user yang berisi semua variabel
atau ketentuan khusu untuk user tersebut.
$env
...........
SHELL=/bin/bash
...........
Mengganti Shell
Ada beberapa cara yang dapat
digunakan untuk mengubah shell default, yaitu dengan utilitas userconf, atau
dapat juga dengan mengubah pada file
/etc/passwd tersebut tetapi harus sebagai root. Contoh
mengganti shell dengan utilitas chsh (change shell).
$chsh
Password:
Changing the login shell for praktikum
Enter the new value, or press ENTER for the default
Login Shell [/bin/bash]: /bin/sh


15.50
Herni Indah



Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar